Pengertian Marketing Mix, Definisi
Marketing Mix, Atau Bauran Pemasaran
Pengertian Marketing Mix, bagi mereka yang bergerak di bidang pemasaran
atau marketing, tentu sudah sangat akrab dengan istilah “Bauran Pemasaran”
atau “Marketing Mix”. Namun mungkin juga ada sebagian orang yang masih
merasa sedikit awam dengan istilah ini.
Ada beberapa definisi Marketing Mix, yaitu :
- Pengertian Marketing Mix adalah alat yang sesuai untuk
sebuah bisnis guna mendapatkan reaksi dari target pasar dalam kaitannya
dengan tujuan pemasaran.
- Pengertian Marketing Mix adalah sejumlah alat-alat
pemasaran yang digunakan perusahaan untuk menyakinkan obyek pemasaran atau
target pasar yang dituju. (Menurut Kotler 1997:92)
- Pengertian Marketing Mix adalah seperangkat alat
pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam
memenuhi target pasarnya.
- Pengertian Marketing Mix adalah unsur atau elemen
internal penting yang membentuk program pemasaran sebuah organisasi.
Bauran pemasaran merupakan salah satu konsep universal yang telah
dikembangkan dalam pemasaran. (Menurut Payne, 1995:31)
- Pengertian Marketing Mix adalah kumpulan dari
variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh
suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran.
Definisi dan Pengertian Marketing
Mix , Mengapa Disebut Marketing Mix?
Mungkin masih ada yang bertanya-tanya, mengapa disebut dengan Marketing Mix?
Ya, ini karena strategi pemasaran dengan metode Marketing Mix ini dipengaruhi
oleh campuran banyak sekali faktor yang saling berhubungan dan saling
berpengaruh. Beberapa faktor penting dalam definisi marketing mix
tersebut adalah :
- Tujuan pemasaran
- Jenis produk
- Target pasar
- Struktur pasar
- Perilaku pesaing
- Isu global
- Posisi pasar
- Portofolio produk
Definisi dan Pengertian Marketing
Mix, Dari 4Ps Menuju 7Ps
Dalam Mrketing Mix sekarang ini yang digunakan sebagai acuan bukian lagi hanya
4Ps, melainkan sudah bertambah menjadi 7Ps.
Banyak yang telah mengenal bahwa strategi marketing adalah 4Ps, yaitu :
- Price
- Product
- Promotion
- Place
Namun dengan Pengertian Marketing
Mix yang baru, sekarang kita mengenal 7Ps, yaitu :
- Product
- Price
- Promotion
- Place
- People
- Process
- Physical Environment / Evident
Ada
tiga poin tambahan dalam strategi marketing 7Ps ini.
|
Definisi
dan Pengertian Marketing Mix
|
Definisi dan Pengertian Marketing
Mix, Ulasan 7Ps
1. Product
Dalam pengertian Marketing Mix, yang pertama adalah product atau produk.
Saat akan menentukan produk, banyak hal yang harus dipertimbangkan, diantaranya
adalah :
- Bentuk atau desain
- Teknologi
- Kegunaan atau fungsi
- Kenyamanan
- Nilai
- Kualitas
- Pengemasan
- Nama produk atau merk
- Asesori
- Garansi
Dengan mempertimbangkan beberapaa hal di atas ketika menentukan produk yang
akan dipasarkan, maka diharapkan produk tersebut akan benar-benar matang dan
siap jual, serta memiliki lebih banyak keunggulan.
2. Price
Yang kedua adalah menentukan harga. Dalam menentukan harga suatu produk untuk
dijual perlu diperhatikan beberapa hal diantaranya adalah :
- Peluncuran
- Penetrasi
- Psikologi
- Biaya tambahan
- Harga umpan
3. Promotion
Kemudian yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah promotion atau promosi
penjualan. Strategi promosi dalam pengertian marketing mix meliputi
beberapa hal, yaitu :
- Penawaran khusus
- Iklan
- Ujicoba
- Surat langsung
- Poster dan selebaran
- Hadiah atau bonus
- Persaingan
- Patungan atau kerjasama
Promosi tidak boleh dilakukan secara sembarangan atau asal gencar saja, namun
perlu benar-benar dipertimbangkan. Berbagai cara atau strategi promosi ini bisa
digunakan untuk lebih mengenalkan produk kepada para konsumen. Selain itu juga
untuk menciptakan kesadaran pada para konsumen bahwa produk kita itu ada.
4. Place
Place, tempat, atau lokasi juga adalah sebuah faktor lain yang menentukan dalam
pengertian marketing mix. Tempat in meliputi beberapa poin, yaitu :
- Pengecer
- Grosir
- Pesanan melalui surat
- Internet
- Penjualan langsung
- Perseorangan
- Berbagai saluran lain
Dengan benar-benar mempertimbangkan tempat, diharapkan penjualan akan lebih
tepat sasaran dan tidak akan banyak membuang tenaga, waktu, dan biaya yang
tidak perlu.
5. People
People atau dalam hal ini adalah Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satu
faktor penting dalam pengertian marketing mix ini. Di sini orang atau SDM
meliputi :
- Karyawan atau pekerja
- Manajemen
- Budaya atau kultur
- Layanan pelanggan atau Customer service
Dengan memiliki SDM yang sangat unggul, maka tentu akan
sangat menunjang dalam pekerjaan dan dapat memberikan hasil yang maksimal
terutama bagi konsumen. Kesan pertama yang didapatkan oleh seorang konsumen
terhadap SDM sebuah produk ataupun jasa akan sangat berarti. Kesan pertama yang
baik akan membuat konsumen kembali membeli produk kita. Sebaliknya kesan yang
buruk akan membuat pelanggan yang pertama kali datang tidak akan kembali untuk
kedua kalinya.
6. Process
Dalam sebuah industri, terutama industri yang bergerak di bidang jasa atau
pelayanan, maka proses adalah faktor yang lebih dominan. Dalam pengertian marketing
mix, proses ini meliputi hal tentang bagaimana melayani pelanggan dengan
sempurna. “Melayani dengan baik” tidaklah cukup, melayani harus dengan
sempurna. Jangan melewatkan sedikitpun celah untuk kesalahan, walaupun manusia
adalah tempatnya kesalahan. Di sini sebuah peroses akan dimulai dari saat
pelanggan melakukan kontak pertama dengan produk atau jasa kita, hingga semua
hal selesai dilakukan dan konsumen merasa puas.
7. Physical Evidence
Bukti fisik adalah faktor terakhir yang perlu diperhatikan pada pengertian
marketing mix atau pengertian bauran pemasaran. Bukti fisik ini bisa
diartikan juga dengan “keadaan sekitar” atau “suasana”. Dalam hal ini meliputi
beberapa hal penting, misalnya :
- Cerdas
- Letih
- Antar muka
- Nyaman
- Fasilitas
Keadaan lingkungan sekitar tentunya sangat penting untuk
diperhatikan juga. Misalnya apakah keadaannya terang atau gelap, bersih atau
kotor, wangi atau berbau, moderen atau kuno, terbuka atau tertutup, dan lain
sebagainya. Selain itu juga kondisi manusianya perlu diperhatikan. Apakah
senang atau sedih, ceria atau romantis, dan lain-lain.
Pengembangan Definisi dan Pengertian
Marketing Mix
Itulah pengertian Marketing Mix yang mungkin sekarang ini banyak
digunakan dalam dunia komunikasi pemasaran terpadu, baik pemasaran
produk ataupun pemasaran jasa. strategi bauran pemasaran ini
tentunya masih bisa dikembangkan dengan berbagai hal yang lebih mendetail.
Namun bisa dipastikan jika hal-hal mengenai definisi marketing mix di
atas diperhatikan, maka tentunya akan lebih meningkatkan penjualan produk dan
jasa kita secara kualitas maupun kuantitas.
Definisi/Pengertian Promosi, Fungsi/Tujuan & Bauran Promosi / Promotional
Mix Produk
Dalam tulisan kali ini akan sedikit membahas secara
ringkas mengenai promosi atau yang sering disingkat dengan promo yang sudah
pasti tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan dilakukannya
kegiatan promosi perusahaan mengharapkan adanya peningkatan angka penjualan dan
keuntungan.
Mulai dari tukang sayur, tukang gorengan, tukang bakmi, tukang obat, dll
sampai yang level kakap seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet,
departemen store, dsb sering memberikan promo kepada para pelanggannya untuk
mendapatkan loyalitas konsumen yang sudah ada serta mendapatkan konsumen baru.
Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita :
- Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator
- Beli satu bungkus cukuran kumis dapat satu gratis
- Beli 3 barang Rp. 10.000,- beli satu barang Rp. 4.000,-
- Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store
- Beli paket fast food di sore hari dapat harga khusus
- Pasang iklan di tv dan radio agar banyak orang tahu produk perusahaan
A. Arti Definisi / Pengertian Promosi
Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan
mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi
atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya.
B. Tujuan Promosi
1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
C. Promotional Mix / Bauran Promosi
Bauran promosi merupakan gabugan dari berbagai jenis promosi yang ada untuk
suatu produk yang sama agar hasil dari kegiatan promo yang dilakukan dapat
memberikan hasil yang maksimal. Sebelum melakukan prmosi sebaiknya dilakukan
perencanaan matang yang mencakup bauran promosi sebagai berikut :
1. Iklan seperti iklan koran, majalah, radio, katalog, poster, dll.
2. Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar.
3. Promosi dari mulut ke mulut dengan memaksimalkan hal-hal positif.
4. Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, dll.
5. Public relation / PR yang mengupayakan produk diterima masyarakat.
6. Personal selling / penjualan personil yang dilakukan tatap muka langsung.
Definisi Promosi Penjualan:
Sales Promotion: Merupakan suatu bujukan langsung yang menawarkan insentif atau
nilai lebih untuk suatu produk pada sales force, distributor atau konsumen
langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan penjualan yang segera.
Definisi promosi penjualan menurut institute of sales promotion in England:
Promosi penjualan terdiri dari serangkaian teknik yang digunakaan untuk
mencapai sasaran-sasaran penjualan/ pemasaran dengan menggunakan biaya yang
efektif, dengan memberikan nilai tambah pada produk atau jasa baik kepada para
perantara maupun pemakai langsung, biasanya tidak dibatasi dalam jangka waktu
tertentu.
Inti dari kegiatan promosi adalah manfaat, atau alasan mengapa calon pembeli
harus membeli produk atau jasa yang kita tawarkan. Manfaat yang dimiliki setiap
produk atau jasa dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu:
- Fungsi. Apa yang dapat dilakukan oleh produk atau jasa tersebut, (contoh: makanan
ringan yang hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk menyiapkannya)
- Citra. Gaya, prestise dan nilai emosional dari produk atau jasa tersebut
- Manfaat extra. Manfaat lain yang bukan bagian utama dari produk atau jasa
tersebut (contoh: tambahan buku tulis gratis dan kupon potongan harga)
Promosi penjualan menggambarakan insentif-insentif dan hadiah-hadiah
untuk membuat para pelanggan membeli barang-barang perusahaan sekarang
ketimbang nanti. Jika iklan adalah alat jangka panjang untuk membentuk perilaku
pasar terhadap suatu merk, promosi penjualan dimaksudkan sebagai alat jangka
pendek untuk memicu terjadinya tindakan pembelian. Promosi penjualan
menghasilkan respons-respons yang lebih cepat dan terukur dalam penjualan
daripada yang dapat dilakukan oleh iklan. Sekarang ini pembagian antara
periklanan dan promosi penjualan adalah 30-70.
Pertumbuhan promosi penjualan yang mencerminkan prioritas perusahaan yang
lebih tinggi berkaitan dengan penjualan saat ini daripada terhadap pembentukan
merk jangka panjangnya. Ini adalah satu bentuk hasil dari transaction marketing
(TM) ketimbang relationship marketing (RM).
Promosi penjualan dapat diarahkan pada pengecer, pelangan dan tenaga
penjualan. Pengecer akan bekerja lebih keras jika diberi penawaran diskon
harga, jatah iklan dan display, dan produk-produk gratis. Mungkin pelanggan
membeli produk kita jika disediakan kupon-kupon potongan harga, paket harga,
hadiah-hadiah dan jaminan-jaminan. Tenaga penjual akan beroperasi dengan lebih
giat sebagai respons atas diselenggarakannya kontes-kontes berhadiah untuk
kinerja terbaik.
Tujuan Sales-Promotion
1.Peningkatan uji coba dan pengulangan pembelian
2.Peningkatan frekuensi dan kuantitas
3.Menghitung penawaran-penawaran dari pesaing
4.Membangun ‘Customer database’ dan peningkatan ingatan konsumen
5.Cross-selling dan perluasan dari penggunaan dari suatu merk
6.Memperkuat brand image dan Memperkuat brand relationship
Keterangan:
Peningkatan uji coba dan pengulangan pembelian
Untuk menarik perhatian calon konsumen baru, alat dari sales promotion dapat
menurunkan resiko dari konsumen yang berusaha mencoba sesuatu yang baru.seperti
menawarkan harga yang murah atau buy one get one free.
Peningkatan frekuensi dan kuantitas
Untuk menaikkan frekuensi dari pemebelian, Hal pertama yang harus dilakukan
perusahaan adalah menghitung frekuensi pembelian secara teratur, pada pesanan
utuk mengatur suatu tujuan, lalu harus menyusun strategi yang akan membuat
konsumen akan membeli produk lebih sering.
Menghitung penawaran-penawaran dari pesaing
Pergunakan frekuensi yang berhubungan tinggi dengan para pesaing pada kategori
produk tertentu.
Contohnya: Perusahaan-perusahaan penerbangan berusaha untuk memberikan
penawaran-penawaran menarik. Garuda airlines membuka devisi City link
memberikan harga murah untuk penerbangan ke Surabaya, itu dimaksud untuk
mengimbangi lion air yang juga memberikan harga yang murah.
Membangun ‘Customer database’ dan peningkatan ingatan konsumen
Dengan menggunakan Promosi untuk membangun pusat data yang berhubungan dengan
informasi konsumen. Dengan begitu perusahaan dapat merencanakan program-program
“reward†dan memelihara hubungan dengan konsumen, yang terutama sekali
adalah memilih yang paling menguntungkan perusahaan.
Cross-selling dan perluasan dari penggunaan dari suatu merk
Konsumen yang sudah terbiasa dengan suatu merk dan percaya, itu sudah cukup
untuk membuat pembelian berulang, jika menjual kepada konsumen suatu produk
lain tetapi dibawah merk yang sama atau yang membuat produk tersebut adalah
perusahaan yang sama dapat lebih efektif dari pada menjual kepada konsumen yang
tidak terbiasa dengan merk.
Memperkuat brand image dan Memperkuat brand relationship
Bagaimana Mc Donald’s melakukan promosi untuk memperkuat “image†bahwa
McDonals’s adalah tempat yang sesuai untuk anak-anak? SAlah satu caranya
adalah menawarkan “figure†dari film terbaru Disney yaitu Teenie Beanies
(versi yang lebih kecil dari mainan yang popular). Di beberapa restaurant Mc D
banyak para konsumen yang sudah menunggu toko dibuka sejak jam 5.30 pagi.
Consumer-market Sales Promotion Techniques
1.Coupons (kupon)
Sertifikat yang memberi hak pada pemegangnya untuk mendapat pengurangan harga
seperti yang tercetak untuk pembelian produk tertentu. Kupon dapat dikirim,
disertakan atau dilampirkan pada produk, atau diselipkan dalm iklan di majalah
dan Koran. Kupon agar efektif sebaiknya memberika penghematan 15% sampai 20%
2.Price-off Deals
Memberikan potongan harga langsung di tempat pembelian, biasanya potongan harga
berkisar dari 10% -25%.
3.Premium and advertising specialties
Barang yang ditawarkan dengan biaya yang relative rendah atau gratis sebagai
insentif untuk membeli produk tertentu. Premi dengan paket menyertai produk di
dalam atau pada kemasan. Kemasan itu sendiri, jika berupa wadah yang dapat
digunakan kembali dapat berfungsi sebagai premi. Contohnya: sabun lux melakukan
promosi yang menyelipkan cincin berlian dalam kemasannya.
advertising specialties mempunya 3 elemen kunci, yaitu: a message, place on a
useful item, and given to consumers with no obligation. Contohnya kalender,
t-shirts, coffe mugs, topi base ball, pens and computer mose pad.
4.Contest and sweepstakes (Kontes dan Undian)
Hadiah adalah tawaran kesempatan untuk memenangkan uang tunai, perjalanan atau
barang-brang karena membeli sesuatu. Ada juga beberapa kontes tentang mebuat
jingle suatu produk.
5.Sampling and trial offers (pemberian contoh produk)
Penawaran gratis untuk sejumlah produk atau jasa. Sampel itu dapat dikirim dari
rumah ke rumah, dikirim lewat pos, diambil di toko, disertakan pada produk lain
atau dipajang dalam suatu penawaran iklan. Pemberian sample adalah cara yang
paling efektif dan paling mahal untuk memperkenalkan suatu produk baru.
6 teknik yang dipergunakan pada “samplingâ€
a.In-store sampling
Yang umum digunakan untuk produk-produk makanan dan kosmetika.
b.Door-to-door sampling
Teknik ini lumayan mahal karena besarnya biaya tenaga kerja, tetapi dapat
efektif jika pemasar mempunyai informasi lokasi yang sesuai dengan segmentasi
dan target yang akan dicapai pada area geografi tertentu.
c.Mail sampling
Mengirimkan sample melalui jasa pos. Sekali lagi perusahaan harus mengetahui
kode daerah pos yang dapat ditargetkan. Bisa juga jasa layanan pos merupakan
alternative dari distribusi door-to-door.
d.Newspaper sampling
Teknik yang popular pada beberapa tahun terakhir ini dan hampir 42% konsumen
melapor menerima “sampleâ€
e.On-Package sampling
Teknik dimana “sample†barang disisipkan pada kemasan produk lain, sangat
berguna untuk “Brands Targeted“ Contohnya: Pembelian RInso Berhadiah Molto
Softener kemasan kecil. Pembelian shampoo pantene berhadiah conditioner
pantene.
f.Mobile sampling
Membawa keluar logo untuk menghiasi mall, area rekreasi, pekan raya dan pusat
perbelanjaan.
6.Brand (Product) placement
Salah satu teknik dari sales promotion untuk mencapai pasar dengan memasukan
produk pada sebuah acara televise atau film.
Contoh: agent inggris 007, james bond, menggantikan mobil Aston martin sports
dengan New BMW Z3, suatu penempatan merk pada film golden eye sehingga pihak
promosi BMW menghasilkan 6000 pesanan untuk tipe Z3.
7.Rebates (Rabat/ tawaran pengembalian tunai)
Memberikan pengurangan harga setelah pembelian terjadi dan bukab pada took
pengecer. Konsumen mengirim “bukti pembelian†tertentu kepada produsen.
Dikenal dalam tawaran barang konsumsi sebagai “beli tiga, dapat satu
gratisâ€.
8.Frequency (Continuity) programs
Ini merupakan salah satu teknik “sales promotion†yang popular diantara
konsumen. Frequency programs, juga mengarah kepada program-program yang
berkelanjutan, seperti menawarkan konsumen discount atau hadiah produk gratis
untuk mencapai terjadinya pengulangan dalam pembelian atau langganan dari merk
atau perusahaan yang sama.
9.Event Sponsorship
Ketika perusahaan mensponsori suatu acara, seperti pertandingan balap mobil,
konser musik atau acara amal, itu membuat merk sangat ditonjolkan pada acara
tersebut sehingga membuat kredibilitas Merk meningkat bersamaan dengan para
penonton di acara tersebut.Contoh: Bank Mandiri mensponsori acara berbagi
dengan aceh, Wishmilak mengadakan pertandingan Tennis international di Bali.
Penentuan dari strategi Consumer sales promotion:
1.Mengerakkan motivasi melalui partnership strategi
2.Mengerakkan motivasi melalui loyalty strategi
Partnership Strategies
Cross promotion
is the promotion of two or more products together
Contoh: cheese dan crakers
Tie-in promotion
Is the linking of two products in advertising and in store merchandising promotion
Contoh: Promosi film Lord of the Rings movies pada 10.000 restoran Burger King.
Demikian juga dengan JVC, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang elektronik
yang menanda tangani kontrak eksklusif mensponsori trilogy dari film lord of
The Rings. Produk dari JVC adalah DVD players dan VCR paket yg mempromosikan
“The Fellowship of The New Lineâ€.
Loyalty Strategies
In loyalty promotion, a company offers premiums or other incentive when
customer makes multiple purchase over time.
Sebuah program kesetiaan dapat menjadi kelengkapan yang baik sebagai bagian
dari suatu program pengelolaan hubungan pelanggan, Namun banyak program
kesetiaan sejenis itu yang tidak menghasilkan kesetiaan.
Contohnya: bagaimana seorang penumpang pesawat yangs sering terbang dapat
menjadi konsumen yang loyal jika pelanggan masih dihadapkan pada
masalah-masalah penerbangan dibatalkan, kehilangan bagasi dan awak pesawat yang
tidak peduli?
Loyalty atau di dunia marketing dikenal dengan istilah brand loyalty dapat
di indikasikan dari tingkat ketahanan pelanggan berada pada satu perusahaan
(Customer retention rate). Rata-rata perusahaan kehilangan setengah dari
pelanggannya dalam waktu kurang dari lima tahun. Perusahaan-perusahaan dengan
tingkat kesetiaan merk yang tinggi akan kehilangan kurang dari 20% pelanggan
salam lima tahun. Namun tingkat Customer retention rate yang tinggi dapat juga
mengindikasikan hal-hal lain selain dari kesetiaan. Beberapa konsumen tetap
setia pada suatu produk karena malas mencari alternative lain atau tidak peduli
akan pilihan-pilihan tersebut atau sedang tersandera dalam suatu kontrak jangka
panjang.
Untuk menciptakan pelanggan-pelanggan yang setia, perusahaan dituntut untuk
melakukan diskriminasi antara pelanggan-pelanggan yang menguntungkan dan yang
tidak menguntungkan bagi perusahaan. Tidak ada perusahaan yang dapat diharapkan
untuk memberikan perhatian yang sama pada seorang pelanggan yang tidak
menguntungkan seperti pada pelanggan yang menguntungkan. Perusahaan yang cerdik
akan mendefinisikan tipe-tipe pelanggan yang sedang mereka cari, mana yang akan
paling diuntungkan oleh penawaran-penawaran perusahaan; pelangan-pelangan
inilah yang paling munkin menjadi setia. Dan pelanggan setia akan memberi
keuntungan pada perusahaan di kemudian hari melalui arus kas jangka panjang dan
akan menghasilkan sebarisan pelanggan baru bagi perusahaan sebagai hasil
rekomendasi darinya.
Perusahaan memang sudah seharusnya berusaha untuk membangun pelanggan-pelanggan
setia, meskipun begitu kesetiaan akan tidak dapat menjadi sebegitu kuatnya
sehingga pelanggan dapat menahan godaan dari seseorang pesaing yang mendatangi
mereka dengan proposisidengan nilai-nilai lebih kuat serta dapat memberikan
pelanggan semua yang sudah mereka dapatkan sekarang ini, ditambah dengan
keuntungan-keuntungan lainnya.
Keuntungan dari Frequent shopper programs/Loyalty Programs:
1.Kelengkapan data dari konsumen seperti data demografi dan informasi lainnya
ketika para konsumen ikut serta pada program dan ketika mereka termotivasi
untuk mengidentifikasikan diri mereka sendiri pada setiap transaksi.
2.Konsumen termotivasi oleh tawaran reward untuk meningkatkan jumlah pada
setiap jumlah pembelian pada setiap datang.
Masalah yang utama pada penggunaan Frequent shopper Card adalah
Ketika konsumen lupa membawa kartunya pada waktu belanja.
Ketika konsumen terburu-buru kemungkinan memutuskan untuk tidak menunjukkan
kartu pada transaksi pembelian.
Kartu sering terselip pada dompet konsumen oleh kartu-kartu yang lain.
Kekuatan dan Keterbatasan dari sales Promotion secara keseluruhanâ€
Kekuatan utama dari consumer sales promotion adalah menaikan angka penjualan.
Keuntungan hanya terjadi jika pada kasus-kasus di mana promosi penjualan
berhasil mengajak pelanggan-pelanggan baru untukmencoba produk mereka dan di
mana para pelanggan baru tersebut lebih menyukai produk baru tersebut
dibandingkan dengan produk merk lama yang biasa mereka pakai. Namun banyak
promosi penjualan hanya dapat menarik minat orang-orang yang suka berganti
merk, yaitu mereka yang mencari harga yang paling murah, yang secara alamiah
akan mencampakkan satu merk jika suatu merk lain sedang diobral. Promosi
penjualan biasanya kurang memungkinkan untuk membujuk penguna-pengguna loyal
dari merk lain dan pindak ke merk perusahaan anda.
Promosi penjualan bekerja sangat buruk pada pasar produk yang memiliki
kemiripan merk yang tinggi. Promosi cenderung untuk menarik minat orang-orang
yang suka beralih merk yang mencarai harga murah atau hadiah-hadiah dan mereka
yang tidak setia pada satu merk. Lebih baik menggunakan promosi penjualan pada
pasar-pasar produk yang memiliki ketidakmiripan merk yang tinggi, dimana
pelanggan baru akan merasa bahwa mereka lebih menyukai produk anda dan
fitur-fitur yang terdapat didalamnya daripada produk-produk yang menjadi
pilihan mereka sebelumnya.
Promosi penjualan cenderung untuk lebih banyak digunakan oleh merk-merk yang
lebih kecil memiliki lebih sedikit dana untuk dibelanjakan dalam iklan, dan
dengan biaya yang sedikit dana untuk dibelanjakan dalam iklan, dan dengan biaya
yang sedikit mereka dapat membuat orang-orang minimal mencoba produk mereka.
Promosi penjualan secara umum seharusnya dipergunakan dengan hemat,
pemberian harga murah, kupon,potongan-potongan harga dan hadiah-hadiah yang
dilakukan secara terus menerus dapat mengurangi nilai suatu merk dalam pikiran
pelanggan. Hal ini akan membuat para pelanggan cenderung menunggu promosi
penjualan berikutnya dan tidak membeli produk-produk tersebut sekarang juga.
Pilihlah promosi penjualan yang sesuai atau menambah citra merk dan menambah
menambah nilai produk anda. Cobalah untuk menggunakan promosi penjualan
bersama-sama dengan iklan. Iklan akan menjelaskan mengapa pelanggan sebaiknya
membeli produk tersebut dan promosi penjualan menyediakan insentif-insentif
yang mendorong calon pelanggan untuk membeli. Jika keduanya digunakan secara
bersama-sama, iklan dan promosi penjualan akan menjadai kombinasi yang luar
biasa.
DAFTAR PUSTAKA
1.Duncan, Tom.(2005) Advertising & IMC, 2nd Ed., McGraw-Hill
2.Shimp, a Terennce (2003) , Advertising and promotion & supplemental
aspects of integrated communications, sixth edition, thomson south-western.Ohio
3.Richarrd J. Semenik (2002), Promotion and Integrated Marketing
Communications, South-Western,5101 Madison Road, Ohio
4.Kotler Phillip (2003) Marketing Insights From A to Z. 80 Concepts Every
Manager Needs To Know, John Wiley & Sons.,Inc
5.Levy/Weitz (2004), Retailing Management, International Edition The
McGraw-Hill Companies New York.